JEMBRANA, BALI — Senyum optimistis terpancar dari jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Jembrana pada Senin, 20 Juli 2026. Sejak pagi hingga sore, instansi ini bergerak cepat di berbagai lini: mulai dari penguatan pemberdayaan masyarakat lokal, inkubasi bisnis kreatif, hingga perlindungan dan pelayanan nyata bagi para tenaga kerja.
Rangkaian agenda padat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Nakerperin Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, SSTP, M.H., sebagai bentuk komitmen nyata mewujudkan visi besar “Demi Jembrana Pasti Bisa.”
Mengawali kegiatannya, Kadisnakerperin menghadiri acara Sosialisasi dan Pendaftaran Relawan SPPG di Aula Jimbarwana Lantai 2, Kantor Bupati Jembrana. Kehadiran relawan ini diharapkan mampu memperkuat jaring pengaman sosial dan keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.
Tak berhenti di situ, perhatian terhadap kesehatan lingkungan dan masyarakat juga menjadi fokus penting. Pihaknya turut menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Lt. III Kantor Bupati Jembrana untuk memastikan standar kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Jembrana tetap terjaga secara berkelanjutan.
Di saat yang sama, tim Disnakerperin meluncur ke tingkat tapak untuk menyapa warga. Pendataan dan perekaman Bantuan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digelar serentak di tiga wilayah sentral:
Desa Yeh Embang Kauh
Desa Penyaringan
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa program perlindungan sosial pemerintah benar-benar tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Di bidang Perindustrian, Disnakerperin Jembrana melangkah lebih jauh untuk mendorong IKM (Industri Kecil Menengah) lokal naik kelas. Pihaknya menghadiri kegiatan Kick Off Creative Business Incubator (CBI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) Kementerian Perindustrian.
Berlokasi di Auditorium Lantai 3 Gedung BPIFK, Jalan Wana Segara, Kuta, Badung, program ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha kreatif di Jembrana agar mampu bersaing di kancah nasional hingga internasional melalui pendampingan bisnis yang matang.
Tak kalah vital, Bidang P3T (Pelatihan, Penempatan, dan Transmigrasi) fokus memberikan pelayanan langsung yang solutif bagi masyarakat:
Pendampingan Admin LPK Baru: Membantu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) baru dalam melengkapi berkas pendukung agar dapat beroperasi sesuai regulasi dan mencetak SDM berkualitas.
Pelayanan Kredit Subsidi PMI: Memberikan kemudahan dan pendampingan akses permodalan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana agar terhindar dari jeratan tengkulak atau jeratan finansial yang merugikan.
Langkah Nyata untuk Jembrana
Melalui kerja keras yang terintegrasi dari tingkat desa hingga kementerian, Disnakerperin Kabupaten Jembrana membuktikan bahwa pelayanan publik tak hanya soal administrasi, melainkan aksi nyata dalam membuka lapangan kerja, melindungi warga, dan menggerakkan roda ekonomi daerah.