JEMBRANA – Semboyan “Demi Jembrana Pasti Bisa” bukan sekadar slogan di atas kertas. Semangat ini dibuktikan nyata lewat padatnya agenda kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Jembrana pada Senin, 18 Mei 2026. Dalam satu hari penuh, jajaran Disnakerperin bergerak cepat mengawal berbagai program strategis, mulai dari penguatan internal, pengembangan industri kreatif, hingga perlindungan ketenagakerjaan di tingkat desa.
Mengawali pekan, Kepala Disnakerperin Kabupaten Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, SSTP., M.H., memimpin langsung seluruh staf untuk menghadiri Apel Koordinasi yang berpusat di Lapangan Depan Kantor Bupati Jembrana. Apel ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah bersama seluruh elemen pemerintahan.
Tak berselang lama, Kadisnakperin langsung bergeser untuk memenuhi undangan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang bertempat di Kelapa Retreat. Kehadiran ini menegaskan komitmen dinas dalam menjaga hubungan harmonis dan memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata guna mendongkrak serapan tenaga kerja lokal.
Kabar baik datang dari sektor industri kreatif. Bidang Perindustrian Disnakerperin Jembrana hari ini bergerak mendampingi Tim Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali.
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melakukan peninjauan dan pengecekan lokasi (site-checking) yang diproyeksikan sebagai venue ajang Fashion Show bergengsi. Langkah ini diharapkan mampu mengangkat potensi kerajinan kain tenun khas Jembrana ke panggung yang lebih luas dan menggerakkan roda ekonomi perajin lokal.
Bergeser ke sektor perlindungan tenaga kerja, Bidang Hubungan Industrial (HI) menggelar aksi jemput bola dengan melakukan pembinaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Penerima Upah (PU).
Kali ini, fokus pembinaan menyasar para pilar pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput, meliputi:
Perangkat Desa
Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Kader Desa
Perangkat RT/RW
Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan secara maraton di tiga wilayah, yaitu Desa Tegalbadeng Timur, Desa Tegalbadeng Barat, dan Desa Pengambengan. Edukasi ini penting guna memastikan seluruh pelayan masyarakat mendapatkan hak proteksi yang layak saat bertugas.
Sementara itu, di ruang digital, Bidang Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3T) turut andil dalam pembangunan strategis skala regional. Perwakilan bidang P3T mengikuti Zoom Meeting krusial terkait pembahasan ProSN Tematik Rakortekrenbang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Dalam forum tersebut, Disnakerperin Jembrana secara spesifik mengawal materi mengenai Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam program ketenagakerjaan. Hal ini menjadi bukti bahwa Jembrana berkomitmen menciptakan iklim kerja yang inklusif, setara, dan ramah bagi perempuan.
Catatan Redaksi: Rangkaian agenda intensif hari ini menunjukkan bahwa Disnakerperin Jembrana terus konsisten bergerak di semua lini. Kolaborasi, inovasi industri, perlindungan hak pekerja, hingga pengarusutamaan gender menjadi fondasi utama mewujudkan Jembrana yang maju dan sejahtera. Demi Jembrana Pasti Bisa,