Langkah besar baru saja dimulai dari jantung Pulau Dewata. Sabtu (5/9/2026), Kepala Dinas Nakerperin Jembrana, Ibu Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, SSTP., M.H., hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Strategis bersama Gubernur Bali di Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan titik balik penting dalam mengokohkan visi besar SDM Bali Unggul yang berintegritas, cerdas, dan kompeten.
Pemerintah Provinsi Bali bersama kabupaten/kota, termasuk Jembrana, tidak main-main dalam menyiapkan generasi masa depan. Tiga pilar strategis utama resmi dicanangkan untuk mendobrak kualitas hidup dan daya saing masyarakat:
Revolusi Numerasi Metode Prof. Yohanes Surya: Seluruh siswa dari tingkat SD hingga SMA di Bali bersiap menguasai teknik berhitung cepat yang revolusioner. Bali menargetkan diri menjadi pelopor nasional dalam melahirkan ratusan ribu pelajar yang tangguh secara akademik dan siap menghadapi tantangan global.
Program "1 Keluarga 1 Sarjana" & SMK Go Global: Dengan angka partisipasi sekolah yang mengesankan—SD mencapai 103% dan SMA di angka 93%—pemerintah memperluas jembatan masa depan hingga ke bangku kuliah. Akses pendidikan tinggi kini makin terbuka luas agar pemuda-pemudi lokal mampu berbicara banyak di kancah internasional.
Rekor Penurunan Kemiskinan & Stunting: Bali mencatatkan diri sebagai pemilik angka kemiskinan ekstrem terendah se-Indonesia di level 3,42%. Di Jembrana sendiri, kerja keras lintas sektor sukses menekan angka stunting hingga menyentuh 7,5%, jauh di bawah rata-rata nasional.
Sinergi solid antara Dinas Kesehatan, Sosial, Pendidikan, dan Tenaga Kerja membuktikan bahwa kualitas 4,4 juta penduduk Bali adalah prioritas utama yang terus dijaga peningkatannya.
Bagaimana tanggapan kalian melihat gebrakan progresif ini? Yuk, tuliskan dukungan dan semangat terbaikmu di kolom komentar untuk kemajuan SDM Jembrana dan Bali!