Pemerintahan 10 Dec 2025

Pemkab Jembrana Gelar Rapat Koordinasi TPPS dan Rembuk Stunting untuk Percepat Penurunan Stunting

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
4 kali dilihat
Pemkab Jembrana Gelar Rapat Koordinasi TPPS dan Rembuk Stunting untuk Percepat Penurunan Stunting

"Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Jembrana sebagai langkah strategis memperkuat sinergi lintas sek..."

Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Jembrana sebagai langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, bertempat di Lantai II Ruang Jimbarwana.

Acara tersebut dihadiri oleh perangkat daerah terkait, perwakilan kecamatan dan desa, puskesmas, akademisi, dunia usaha, serta mitra pembangunan. Rapat dibuka secara resmi oleh Bupati Jembrana yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, Drs. I Made Budiasa, M.Si.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi dan rembuk stunting merupakan bentuk komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat penurunan angka stunting secara konsisten dan berkelanjutan. Integrasi program dari berbagai instansi di Kabupaten Jembrana diharapkan mampu memperkuat efektivitas intervensi gizi spesifik maupun sensitif di lapangan.

Rapat koordinasi membahas sejumlah poin penting, di antaranya:

1. Capaian indikator kinerja penurunan stunting di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.

2. Analisis permasalahan utama penyebab stunting berdasarkan data lapangan dan hasil evaluasi.

3. Penguatan peran TPPS pada seluruh tingkatan untuk memastikan koordinasi dan implementasi intervensi berjalan optimal.

4. Penyusunan rencana aksi percepatan penurunan stunting yang lebih terukur, terarah, dan terintegrasi.

Setelah rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan Rembuk Stunting, yang menjadi forum penting untuk menyepakati komitmen bersama lintas sektor. Forum ini juga membahas arah kolaborasi dalam intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta penetapan target dan prioritas penanganan pada lokus stunting Kabupaten Jembrana.

Melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan kembali menegaskan komitmennya untuk bekerja secara kolaboratif, berkesinambungan, dan berbasis data demi mencapai penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Jembrana.