JEMBRANA – Dalam upaya memastikan kesiapan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jembrana, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Jembrana melakukan kunjungan kerja strategis ke RSUD Negara pada Jumat (27/02/2026).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana yang didampingi oleh jajaran pejabat fungsional. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Direktur RSUD Negara beserta jajaran manajemen rumah sakit.
Agenda utama pertemuan ini adalah membangun sinergi antara pemerintah daerah, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dan pihak RSUD Negara dalam memperketat standar kesehatan bagi calon tenaga kerja. Fokus utamanya adalah memastikan setiap calon PMI memiliki kondisi fisik yang prima serta kesehatan mental yang stabil sebelum diberangkatkan ke negara tujuan.
Beberapa poin krusial yang dibahas dalam koordinasi ini meliputi:
Penyelarasan Prosedur Medical Check-up: Memastikan standar pemeriksaan kesehatan yang komprehensif bagi calon PMI sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Implementasi Tes Kesehatan Jiwa: Sebagai langkah preventif untuk memastikan kesiapan mental calon pekerja dalam menghadapi dinamika kerja dan budaya di luar negeri.
Standardisasi Kualitas: Meningkatkan daya saing tenaga kerja asal Jembrana melalui jaminan kesehatan yang tervalidasi secara profesional.
Kepala Disnakerperin Kabupaten Jembrana menekankan bahwa sinergi ini merupakan bentuk perlindungan nyata bagi para pahlawan devisa. Dengan memastikan calon PMI sehat secara jasmani dan rohani, risiko permasalahan di negara penempatan dapat diminimalisir sejak dini.
Di sisi lain, kolaborasi ini juga menjadi langkah win-win solution bagi kedua belah pihak. Pemanfaatan fasilitas RSUD Negara sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon PMI diharapkan dapat mendukung optimalisasi pendapatan rumah sakit, yang nantinya akan dikembalikan dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Jembrana.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap agar calon tenaga kerja asal daerah dapat bersaing secara global dengan bekal kompetensi dan kesehatan yang mumpuni.