Pemerintahan 09 Jun 2026

Sinergi Lintas Sektor Demi "Jembrana Pasti Bisa": Kadis Nakerperin Kawal Optimalisasi Ketenagakerjaa

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
5 kali dilihat
Sinergi Lintas Sektor Demi "Jembrana Pasti Bisa": Kadis Nakerperin Kawal Optimalisasi Ketenagakerjaa

"JEMBRANA – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerperin) Kabupaten Jembrana terus bergerak cepat dan responsif dalam mengawal program-program strategis daerah. Pada Selasa (9/6), Kadis Nakerperi..."

JEMBRANA – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerperin) Kabupaten Jembrana terus bergerak cepat dan responsif dalam mengawal program-program strategis daerah. Pada Selasa (9/6), Kadis Nakerperin Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, SSTP, M.H., memimpin langsung serangkaian agenda kedinasan yang padat dan produktif, mulai dari penguatan internal birokrasi hingga pengembangan potensi industri dan UMKM.

Mengawali agenda pagi, Kadis Nakerperin menghadiri Rapat Optimalisasi Pelaksanaan Program dan Solusi Bidang Ketenagakerjaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Brida Jembrana. Rapat tingkat tinggi yang berlangsung dinamis ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Bupati, Prof. Dr. drg. I Gede Winasa, Kelompok Ahli (Pokli) Bapak Wayan Adiyasa, seluruh Asisten Sekda, Plt. Kepala BKPSDM, Irban 4 Inspektorat, serta Kabag Ortal.

Pertemuan ini secara khusus membedah solusi komprehensif terkait program kerja bidang ketenagakerjaan, integrasi program beasiswa Dinas Dikpora, hingga penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BKPSDM guna menciptakan pelayanan publik yang lebih prima.

Tak berhenti di sana, estafet koordinasi berlanjut ke Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Jembrana. Kadis Nakerperin bergabung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kedinasan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Jembrana dan Sekda Jembrana. Forum yang dihadiri oleh seluruh Kepala Badan, Dinas, Satuan, Camat se-Kabupaten Jembrana, hingga Direktur RSU dan Perumda ini menjadi wadah penting untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah secara terintegrasi.

Di saat yang bersamaan, transformasi di sektor industri tetap berjalan di hulu. Sekretaris Dinas Nakerperin mewakili lembaga dalam Focus Group Discussion (FGD) secara daring bersama LPPM UNHI terkait Penyusunan Kajian Potensi dan Peluang Industri Bali. Kajian ini diharapkan mampu memetakan proyeksi industri Jembrana agar lebih berdaya saing di tingkat provinsi.

Komitmen peningkatan kapasitas juga ditunjukkan oleh jajaran Bidang Pembinaan, Penempatan, dan Perluasan Tenaga Kerja (P3T) yang mengikuti Bimbingan Teknis Analisis Pasar (Batch 3) secara daring. Selain fokus pada peningkatan kapasitas staf, Bidang P3T hari ini tetap memberikan pelayanan prima yang humanis, meliputi:

Pelayanan permohonan pengajuan subsidi kredit bagi tenaga kerja.

Pelayanan pengambilan dokumen perjanjian penempatan.

Koordinasi dan fasilitasi rekomendasi dinas bagi mahasiswa Undiksha yang tengah melaksanakan penelitian skripsi di LPK RIC dan LPK Lintas Negeri.

Sektor perindustrian tidak kalah produktif. Guna mendongkrak pasar produk lokal, Bidang Perindustrian kembali menggelar aksi nyata melalui Live SeTePOK Jembrana (Sentra Tenun dan Pusat Oleh-Oleh Khas Jembrana) untuk me-review berbagai produk unggulan UMKM Jembrana secara digital agar menjangkau pasar yang lebih luas.

Sementara itu, di sektor pelatihan, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Jembrana secara aktif melakukan pendampingan intensif bagi calon peserta pelatihan. Pendampingan ini difokuskan pada proses pendaftaran akun SiapKerja serta pelaksanaan Asesmen Online, guna memastikan seluruh calon tenaga kerja Jembrana siap terserap oleh pasar kerja modern yang berbasis digital.

Sebagai penutup agenda, Bidang Hubungan Industrial melaksanakan fungsi pengawasan dan harmonisasi melalui ruang konsultasi dan koordinasi bersama PT. Bali Maya Permai terkait Perjanjian Kerja Harian Lepas (PKHL), demi menjaga iklim investasi dan ketenagakerjaan yang kondusif di Jembrana.

"Seluruh rangkaian kegiatan hari ini merupakan bukti nyata komitmen Dinas Nakerperin Jembrana dalam menerjemahkan visi pimpinan. Melalui kerja keras, kolaborasi lintas sektor, dan pelayanan yang inklusif, kita optimistis membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat. Demi Jembrana Pasti Bisa!"